Aktivitas

Simposium Perempuan Adat “MENAKAR JAMINAN PERLINDUNGAN HAK PEREMPUAN ADAT DALAM KEBIJAKAN PEMBANGUNAN”

Disitu Kami lahir, Darah Kami tumpah disitu, Kami dibesarkan disitu dan Kami memang hidup darisitu (wilayah adat) (Perempuan Adat Aru, Kepuluan Maluku) Pengorganisasian Perempuan Adat melalui Persekutuan Perempuan Adat Nusantara (PEREMPUAN AMAN) menegaskan bahwa Negara telah abai dalam memberikan perlindungan dan pemenuhan hak-hak Masyarakat Adat yang secara signifikan memperdalam eksklusi dan diskriminasi pada Perempuan Adat. Tidak tersedianya dokumen negara yang dapat dirujuk secara resmi mengenai Perempuan Adat, ketiadaan data terpilah berdasarkan etnis, gender, kelompok umur dan kerentanan Perempuan Adat (Masyarakat Adat) menunjukkan Perempuan Adat masih tidak terlihat dalam beragam ruang.

Perayaan Ulang Tahun dWI ke-20

Dalam rangka ulang tahun debtWATCH Indonesia yang ke-20 dan sebagai bentuk syukur dan solidaritas, maka kami membagi-bagikan masker kepada mereka yang membutuhkan. Pembagian masker dilakukan

Bincang Santai : Perhutanan Sosial

Bekerja sama dengan Poros Hijau Indonesia, bincang santai ini dilakukan untuk melihat sejauh manacapaian perhutanan sosial di tingkat tapak. Ada dua contoh tapak yang disajikan,

Scroll to Top