Berita

Inilah Daftar Investor yang Merusak Hutan Dunia

Koalisi organisasi nirlaba Forests and Finance merilis data terbarunya soal pembiyaan korporat di seluruh dunia yang dinilai merisikokan hutan. Rahmawati Retno Winarni dari Forests and Finance mengatakan, investor secara global menyimpan USD 41,5 miliar dalam bentuk obligasi dan saham yang merisikokan hutan, per 2021.

Pemerintah Sunat Investasi PLN Gegara Khawatir Utang Bejibun

PT PLN (Persero) diminta pemerintah untuk memangkas anggaran investasi tahunan dari Rp 100 triliun menjadi maksimal Rp 75 triliun- Rp 80 triliun. Pasalnya, pemerintah khawatir dengan utang perusahaan listrik pelat merah itu menggunung.

Daftar 10 Organisasi Teroris Terkaya di Dunia

Tahun 2017 menjadi tahun yang bertumpah darah, dimana terdapat delapan serangan teroris besar dilakukan yang dilakukan oleh organisasi-organisasi teroris di dunia. Dilansir dari data Forbes tahun 2017, terdapat 10 organisasi teroris terkaya dan paling berbahaya di dunia dan cara mereka menghasilkan uang.

Butuh Regulasi Khusus Lindungi Hak-hak Kolektif Perempuan Adat

pengetahuan perempuan adat untuk mengelola danau di wilayah adatnya secara kolektif perlu dilindungi. Untuk itu, penguasaan kolektif perempuan adat yang membentuk keadaban dan peradaban masyarakat adat perlu diakui dan dihormati sebagai hak yang secara eksplisit wajib dimuat dalam RUU Masyarakat Adat.

Siaran Pers

Pakaian Adatnya Dipakai, Masyarakat Adatnya Digusur

Presiden Jokowi saat ini tengah menunjukkan dirinya sendiri dengan menjadikan pakaian adat dari Masyarakat Adat Baduy sekadar pembungkus badan, tapi Indonesia dibuat sangat jauh dari paradigma pembangunan ala Baduy yang begitu menghormati bumi. Demikian disampaikan oleh Rukka Sombolinggi, Sekretaris Jenderal Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) menanggapi kehadiran Presiden Jokowi saat menghadiri sidang tahunan MPR 2021 dengan mengenakan pakaian adat Baduy.

APMDD Statement on the 54th Annual Meeting of the Asian Development Bank

At this 54th annual meeting of the Board of Governors of the Asian Development Bank, we challenge the leadership and staff of the ADB to reflect seriously on its legacy. For more than five decades, the ADB has left a trail of projects that have met strong and persistent resistance from citizens’ groups and peoples movements in many countries across the region. These projects have led to the displacement of communities and brought harm to health, livelihoods and environment.

Net-Zero Emission No Later Than 2050: No Goal is Too Ambitious, No One is Left Behind

21st April 2021, The Thamrin School Summit: Indonesia Civil Society View on Climate Crisis is
held -with representatives from 40 organizations and individuals attended and presented their views. On
behalf of the attendees, we would like to congratulate President Joe Biden and the other World Leaders
for convening the Leader Summit on Climate. It is in our view that the meeting is timely and crucial in
ensuring the global and consolidated efforts as stipulated in Paris Agreement five years ago.

[Press Release] 48 organizations urge JICA and ADB to abandon plans to finance the Hin Kong gas power project in Thailand

48 organizations from more than 15 countries announced a joint statement calling for the Japan International Cooperation Agency (JICA) and Asian Development Bank (ADB) to reject financing the Hin Kong gas power project in Thailand. This project seeks to construct a 1,400 megawatt gas-fired power plant in Muang District of Ratchaburi Province, which will lock in greenhouse gas emissions and stifle the just transition to renewable energy that is needed to address the climate crisis.

Surat Terbuka Untuk Presiden Jokowi

Sebagai bagian dari Rakyat Indonesia yang berjuang bersama Bapak untuk mencegah bahaya krisis iklim terhadap kehidupan rakyat dan pembangunan bangsa, kami memohon kepada Bapak untuk menggunakan kesempatan ini guna menegaskan kembali kepemimpinan Indonesia dalam upaya global untuk mengatasi krisis iklim

LindungiPembelaHAM

Tahun 2020 perlindungan terhadap pembela Hak Asasi Manusia (HAM) di Papua sangat memprihatinkan. Sepanjang tahun ini Yayasan Pusaka Bentala Rakyat melakukan pemantauan terhadap berbagai kasus serangan terhadap aktivis Pembela HAM, para aktivis, pengacara, jurnalis, tokoh masyarakat adat dan pemuka agama, yang terlibat melakukan aktivitas pemajuan HAM dan pembelaan lingkungan di Tanah Papua.

Vonis JRX : Hakim Terjebak didalam Penafsiran “Pasal Karet” UU ITE

Kami menilai bahwa vonis yang dijatuhkan hakim kepada Jerinx tersebut menjadi preseden buruk bagi kondisi penghormatan dan perlindungan Hak atas Kebebasan Berekspresi dan Berpendapat. Kasus ini sekaligus menambah rentetan panjang korban dari pasal karet UU ITE. Selama ini, korban UU ITE memiliki latar belakang yang terbilang cukup beragam, mulai dari buruh, aktivis/pegiat sosial, mahasiswa, dosen/akademisi dll.

Urgensi Pengesahan RUU Masyarakat Adat

Hari Internasional Masyarakat Adat Sedunia (HIMAS) diperingati setiap tahunnya pada tanggal 9 Agustus. Momen bersejarah bagi Masyarakat Adat ditandai dengan keberhasilan menyuarakan kepentingannya di forum Internasional pada tahun 1994. Pada gilirannya perjuangan Masyarakat Adat di dalam pertemuan global mendorong adanya Deklarasi PBB tentang Hak Masyarakat Adat (UNDRIP, United Nations Declarations on the Rights of Indigenous Peoples).

Letter on Debt Justice-Global Week Of Action For Debt Cancellation October 10-17

The Covid19 pandemic has severely impacted on the health, safety and survival of hundreds of millions of people. Communities worldwide are being pushed deeper into poverty, precarious existence and inequality – with the massive loss of paid and self employment and Livelihoods and further limiting of access to food, water and sanitation, adequate housing, education, health service and other basic needs.